Selasa, 18 September 2012
Motorcycle Revolution concept 2
Dodge Tomahawk Motorcycle
The Dodge Tomahawk Motorcycle may be the only motorcycle listed here that technically isn’t actually a motorcycle. Based on a Viper V-10 bike, it’s got a beefy 500 horsepower engine and 4 wheels. According to the National Highway Traffic and Safety Administration anything with more than 3 wheels on the ground doesn’t qualify as a motorcycle. That probably has something to do with why this beast of a bike never made it into mass production. Shame because this awesome machine is basically just an engine and some wheels that provide raw speed and power between your legs.
Kamis, 21 Januari 2010
Cara Klaim Asuransi Jasa Raharja

Bro2 sekalian pasti telah paham SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalin Jalanraya) itu lho yang biasanya mesti kita bayar saat melakukan perpanjangan pajak STNK. Sejatinya fungsi SWDKLLJ itu sebagai premi asuransi bagi pemilik kendaraan bermotor, intinya bikers pengguna jalan raya secara otomatis tercover oleh Jasa Raharja. Bisa diklaim saat bikers tertimpa musibah kecelakaan di Jalan raya, nah lantas bagimana prosedur klaim itu?
Lingkup Jaminan
UU No 33 Tahun 1964 Jo PP No 17 Tahun 1965
1.Korban yang berhak atas santunan yaitu
Setiap penumpang sah dari alat angkutan penumpang umum yang mengalami kecelakaan diri, yang diakibatkan oleh penggunaan alat angkutan umum, selama penumpang yang bersangkutan berada dalam angkutan tersebut, yaitu saat naik dari tempat pemberangkatan sampai turun di tempat tujuan
2.Jaminan Ganda
Kendaraan bermotor Umum (bis) berada dalam kapal ferry, apabila kapal ferry di maksud mengalami kecelakaan, kepada penumpang bis yang menjadi korban diberikan jaminan ganda
3.Penumpang mobil plat hitam
Bagi penumpang mobil plat hitam yang mendapat izin resmi sebagai alat angkutan penumpang umum, seperti antara lain mobil pariwisata , mobil sewa dan lain-lain, terjamin oleh UU No 33 jo PP no 17/1965
4.Korban Yang mayatnya tidak diketemukan
Penyelesaian santunan bagi korban yang mayatnya tidak diketemukan dan atau hilang didasarkan kepada Putusan Pengadilan Negeri
Prosedur Santunan
1. CARA MEMPEROLEH SANTUNAN
• Menghubungi kantor Jasa Raharja terdekat
• Mengisi formulir pengajuan dengan melampirkan :
o Keterangan kecelakaan Lalu Lintas dari Kepolisian dan atau dari instansi
berwenang lainnya.
o Keterangan kesehatan dari dokter / RS yang merawat.
o KTP / Identitas korban / ahli waris korban.
o Formulir pengajuan diberikan Jasa Raharja secara cuma-cuma
2. BUKTI LAIN YANG DIPERLUKAN
• Dalam hal korban luka.luka
o Kuitansi biaya rawatan dan pengobatan yang asli dan sah.
• Dalam hal korban meninggal dunia
o Surat kartu keluarga / surat nikah ( bagi yang sudah menikah )
3. KETENTUAN LAIN YANG PERLU DIPERHATIKAN
• Jenis Santunan
o Santunan berupa penggantian biaya rawatan dan pengobatan (sesuai ketentuan)
o Santunan kematian
o Santunan cacat tetap
• Ahli Waris
o Janda atau dudanya yang sah.
o Anak-anaknya yang sah.
o Orang tuanya yang sah
• Kadaluarsa
Hak santunan menjadi gugur / kadaluwarsa jika :
o Permintaan diajukan dalam waktu lebih dari 6 bulan setelah terjadinya kecelakaan.
o Tidak dilakukan penagihan dalam waktu 3 bulan setelah hak dimaksud disetujui
oleh jasa raharja
Meskipun sudah terlindungi oleh asuransi, namun kita harus tetap menjaga norma-norma Safety Riding, karena kesehatan dan keselamatan kita tak bisa dibandingkan nilainya oleh apapun.
Senin, 18 Januari 2010
R2 Ramai-ramai Downgrade? untuk Menjadi ‘The Best’!
Masih panas dengan tahun 2010 meskipun kondisi ekonomi nasional relatif aman, namun ATPM roda dua tetap peras otak untuk rancang strategi baru, tujuan serta misinya jelas yakni menjadi pemegang ‘Predikat Penjualan Terbaik 2010’. Paling ‘hot’ dua bebuyutan Honda vs Yamaha, yang sudah menyiapkan beberapa amunisi barunya di 2010.
Namun amunisi itu nyaris dipenuhi oleh hasil downgrade produk. Tenggok kabar dari kubu AHM tentang Honda Mega Pro 150cc yang diklaim bakal menjadi paket hemat Mega Pro 160cc, dari segi harga Honda baru 150cc ini hanya dibandrol sekitar Rp.18 juta, sementara Honda Mega Pro 160cc bermain range Rp.19,5-20,3 jutaan.
Sektor sekutik-pun, AHM juga menyiapkan Honda BeAT versi Spoke Wheel dengan bandrol harga lebih murah dari BeAT yang telah dijual sebelumnya, kabarnya BeAT pelek jari-jari itu dilego harga Rp.10-11juta, harga yang cukup pro-rakyat dengan kondisi saat ini!.
YMKI sebagai pemegang Garpu Tala alias Yamaha juga telah merilis Yamaha Byson 150cc yang bakal dilego sekitar Rp.18 juta. Kabar Yamaha Byson sudah melalang buana sejak pertengahan tahun 2009, adik Yamaha Vixion ini bergaya khas motor India dengan tudung lampu lebar dan tangki melengkung bak punuk unta.
Apabila Yamaha Bison benar dijual dengan range Rp.18juta...dengan model yang benar-benar telah disebarkan itu, maka Bison bakal mendapatkan respon lebih positif karena modelnya selain berkarakter dan lebih modern, design knalpot juga bikin terpesona berkat comot model knalpot R-6.
Bagimana dengan Honda 150cc sendiri?, sepintas modelnya memang tak jauh beda dari Honda Megapro, diasalnya bernama Honda Unicorn yang sudah dipasarkan untuk area India. Perbedaan mencolok disektor sokmono nya, apabila AHM benar-benar mengaplikasi sokmono di senjata barunya ini, tak menutup kemungkinan pasar turut meliriknya.
Perlu diingat, bahwa karakter pemakai motor di Indonesia ialah berboncengan 3 orang (bapak-ibu-1anak) dan belum lagi motor sebagai transportasi niaga harian. Sejatinya motor diperuntukan untuk maksimal 2 orang, namun asas itu masih susah diterapkan, coba bro lihat pemudik motor saat musim lebaran, cukup banyak 1 motor ditumpangi oleh 3 atau 4 orang sekaligus. Maka diperlukan produk motor yang handal dalam menghadapi masalah itu. Ini salah satu alasan mengapa pabrikan enggan menelorkan banyak varia motor sokmono.
Fenomena downgrade ini memang tuntutan pasar, supaya konsumen bisa beli motor dengan harga yang terjangkau. Motor selain sebagai fungsi alat transportasi juga telah menjadi bagian dari gaya hidup. Dan konsumen sudah lebih pintar dan kritis, jadi kembali kepihak pabrikan dalam menjaga kualitas dan servicenya. Serta bagimana produsen merangkul serta menjaga kelangsungan komunitas konsumennya.
Kamis, 08 Januari 2009
Cepot...cewek knalpot..bukan cewek kempot...


Putih, mulus, rambut panjang dan wangi menggoda enggak membuat Annisa Nurlita ogah naik motor. Malah sebaliknya, ngebet banget punya cowok yang naik motor dan doyan turing. Sayang belum kesampaian!
“Bukan karena gagahnya, tapi kalau pakai motor kan benar-benar berdua. Panas atau hujan dinikmati bersama,” katanya sentimentil.
Apalagi kalau naik Ninja 250R seperti yang nemenin cewek nengok dipanggil Icha ini berfoto. Dada ketemu punggung pastinya bakal nempel terus. Langsung deh geber abieeesss.
Informasi tambahan lain, cewek asli Bandung ini sekarang memang lagi mengejar mimpi di Jakarta. Sejumlah undangan casting, pemotretan maupun sinetron giat dilakoni dara 21 tahun ini.
Tidak heran jika macet Jakarta sudah mulai akrab buatnya. Tapi karena masih mengandalkan roda 4, Icha mengaku suka iri campur gondok lihat motor. “Tetap lincah di tengah kemacetan,” keluh sulung dari 4 bersaudara ini.
Hingga kini, pemilik postur badan 160 cm dan berat 42 kg ini mau banget diajak keliling Jakarta naik motor. “Belum ada yang mau ngajak aja,” lirihnya manja.
Mau?
source : motorplus
Penulis/Foto : Nurfil/M. David

