Halaman

blogads

Jumat, 15 Januari 2010

2 Badak Gencar Terjun New Wave Marketing




Jika kemarin ramai dibahas Buaya vs Cicak, kini 2010 bakal menjadi perseteruan Badak vs Badak, nah loh!. Adalah dua pabrikan motor Honda vs Yamaha yang kian sengit bertarung merebut market share, pertempuran ini digong awal tahun 2000-an. Kala itu kedua Badak tersebut gencar melakukan strategi pemasaran lewat pemasangan iklan di berbagai media cetak, bahkan kedua badak ini melakukan brand character terhadap produknya, seperti 'lebih irit','lebih lincah','paling tangguh',dan kawan-kawannya.

Bahkan tahun 2008 lalu, kedua Badak ini berani saling klaim bahwa masing2 telah menjadi nomor satu 'motor yang paling laku', klaim tak tanggung2 dengan pasang iklan full colour 1 halaman di media nasional. Namun tahun 2009 kemarin data AISI menyatakan untuk penjualan Yamaha selama 2009 sebanyak 2.650.895 unit, sedangkan Honda sebanyak 2.701.278 unit, ini berarti Honda cuma menang tipis 50.383 unit!, tapi masih tetap nomor satu di tahun 2009.

Lantas bagimana dengan tahun macan 2010 ini?, yang cukup menonjol dari tahun 2009 adalah kedua ATPM tersebut sedang gencar bermain-main di dunia online atawa lebih dikenal New Wave Marketing. Honda dan Yamaha gencar aktif merangkul komunitas online nya lewat weblog seperti Honda memiliki www.maticaddicts.com, www.welovehonda.com , www.honda-cs1.com , sedangkan Yamaha tak ketinggalan menghadirkan weblog www.yamaholigan.com, www.yamaha-friends.com. Bahkan mereka tak lupa bersemarak di facebook dan twitter, serta jejaring sosial lainnya. Tentunya weblog tersebut digawangi oleh pihak pabrikan dan main diler secara resmi.

Perangkulan online community lewat kehadiran weblog oleh kedua pabrikan ini berdampak positif, karena pelanggan ataupun calon pelanggan bisa mendapatkan informasi lebih lengkap tentang produk motor impiannya. Bahkan bisa mendapatkan info tentang komunitas style hingga info perawatan dan modifikasi. Tujuannya tak lain adalah 'merayu' dan 'merawat' para pelanggan mereka supaya tetap cinta dengan apa yang telah dipilihnya. Memang tak dipungkiri bahwa media online adalah media modern masa kini yang cepat, akurat, lengkap, dan bisa interaktif.

Bukannya tanpa resiko lho!, tak jarang pula akan ditemukan komentar-komentar positif serta negatif di weblog ataupun jejaring sosial yang mereka bentuk. Hal interaksi inilah yang akan membuat pelanggan/komunitas semakin setia kepada brandnya, dimana pandai-pandainya pihak pabrikan memaintance komunitas online yang sudah mereka bentuk. Konsumen saat ini lebih pintar,cerdas,dan kritis, segala aspek akan dipertimbangkan oleh konsumen (service,kualitas,price,aftersales,dll), sebelum konsumen jatuh cinta pada sebuah brand.

Kamis, 14 Januari 2010

Trend Modifikasi 2010



Dunia modifikasi motor serupa dengan dunia fashion, yang kerap selalu mengikuti trend dari trendsetternya. Contoh Fenomena recycle trend seperti tahun 2009 kemarin tak bisa dibendung, dikala fashion sedang in retro style ke era-70 sampai 80'an, dunia modifikasi motor juga terlarut, seperti penerapan konsep japs retro dengan gaya motor aliran minimalis dan memamerkan performance bahkan trend kinclong Thailand sempat tergusur oleh aliran retro bike itu.

Tenggok pemasangan windshield di beberapa motor modifikasi,hingga aplikasi keranjang-keranjangan bak motor era 75'an, bahkan pemilihan warna-warna solid seperti telur asin,putih tulang,dan macam-macam. Itulah salah satu bukti kembalinya retro bike di era 2009.

Bagimana dengan 2010 ini,apakah trend masih tetap sama?, kalo menurut praktis penulis trend 2010 masih ada sentuhan Japs Style seperti motor-motor besutan jaman perang dunia II hal ini dipilih sebagai trend alternatif karena tak perlu menghabiskan dana yang berjimbun,mengingat kondisi ekonomi masih labil.

Tentang pewarnaan motor bakal lebih cenderung ke arah warna solid yang ceriah seperti pink,kuning,orange,merah,hijau,biru langit. Sementara aliran airbrush akan tetap bertahan gaya grafis plus realis. untuk grafis triball pada 2010... akan kembali hadir namun dengan guratan simpel dan tak serumit tahun 2008 lalu.

Adopsi aksesoris atau part after market di tahun 2010 akan lebih condong dengan pemakaian part untuk performance motor, seperti upgrade kualitas pengapian motor, trend bore-up kapasitas mesin,dan penggunaan part racing lainnya.

Tak lepas juga peran ATPM motor roda dua yang bakal rutin membuat motor keluaran terbarunya dalam versi customize, seperti yang telah dilakukan oleh AHM maupun YMKI.

Touring Tiger 2010, Turing Bareng Pemakai Honda Tiger




Program turing bareng bukan merupakan program baru, namun acara yang digagas oleh PT. Mitra Pinasthika Mustika Motor selaku main dealer motor Honda wilayah Jatim dan NTT ini layak mendapat jempol, mengapa?

Pasalnya pihak main dealer memberikan aspirasi khusus bagi para konsumen pembeli Honda Tiger, lewat acara bertajuk Touring Tiger 2010.

“Acara ini merupakan program turing bareng konsumen yang pertama, biasanya kami cuma gelar city rolling saja” papar Kianto, selaku Ketua Panitia acara.

Touring Tiger 2010 sengaja dirancang untuk pemilik Honda Tiger saja, hal ini sesuai dengan karakter yang ditujukan sebagai motor touring. “Pemilik Honda Tiger, kebanyakan orang yang suka melakukan turing atau aktifitasnya sering keluar kota” terang Kianto lagi. Acara yang berlangsung pada 10 Januari 2010 kemarin itu sukses diikuti 100 konsumen pengguna motor Honda Tiger.

Start dari PT. MPM Motor Surabaya, dengan mengambil break point Pantai Camplong, Madura. Turing dengan jarak tempuh sekitar 200km melintasi Jembatan Suramadu ini berjalan tertib. Pasalnya peserta dikawal oleh Petugas Patwal dan klub TMC (Tiger Motor Club Surabaya).

Guna menghilangkan rasa lelah, setibanya di break point para peserta disuguhkan live music, fun games, dan pembagian doorprize.

Puas diberikan hiburan dan doorprize, peserta kembali melanjutkan perjalanan balik ke Surabaya. “Baru kali ini ada acara turing bareng konsumen Tiger, sehingga disini kami bisa silaturahmi sesama pemilik Tiger, semoga turing bareng konsumen ini rutin digelar” pungkas Andik, peserta Turing Tiger.

Penulis/Foto : Endar
publish:
http://otomotifnet.com/otoweb/index.php?templet=otoclub/Content/0/0/1/7/8618

Pantai Camplong,Madura...hamparan pasir putihnya!



Pantai camplong yang berlokasi di Pulau Garam alias Madura merupakan salah satu pantai yang cukup direkomendasikan bagi penggemar turing, mengapa?. Selain hamparan pasir putih pantai, juga masih tergolong bersih dari sampah/limbah, jadi patut dipertahankan.

Melancong ke Pantai Camplong yang berjarak sekitar 200km dari kota Surabaya cukup mudah, ente bisa menggunakan Jembatan Suramadu yang saat ini didaulat sebagai jembatan terpanjang se-Asia. Perjalanan akan memakan waktu sekitar 2 jam dengan kondisi lalu lintas normal.

Seribu sayang karena Pantai Camplong masih kurang terakomodasi fasilitas seperti perapian kios, penerangan yang memadahi untuk acara night beach party (mungkin ajah), serta masih sedikitnya penghijauan sekitar pantai. Alangkah nikmatnya sebuah pantai Camplong berhampar hijaunya pohon.

Sebagai solusinya untuk mempercantik keindahan wisata pantai ini, harus berangkat dari hati kita sendiri, tak perlu menunggu pihak lain, seperti mengajak kawan-kerabat-sodara untuk datang dan menikmati keindahan pantai, sehingga dengan dilestarikannya kunjungan ini bisa menambah kas pemasukan bagi pengelolah wisata pantai setempat, dan tentunya nanti diimbangi dengan pengembangan serta pemeliharaan keindahan pantai.

Buat apa cari yang jauh, bila ada yang indah dalam negeri sendiri!

Jumat, 03 Juli 2009

Ganti Oli Motor, Ada Aturannya!

Pelumas salah satu perangkat vital mesin motor brother, fungsinya sebagai cleaning. cushioning, cooling, dan lubrication. Sebaiknya penggantian oli mesin motor dilakuakn setiap 1500km-1800km, kenapa?. Menurut rekomendasi pabrikan tercantum masa pergantian setiap 2000km-2500km, namun kondisi jalan raya di kota besar yang cenderung macet akan memaksa kinerja mesin motor lebih berat, jelas berdampak ke pelumas yang terus bersikulasi disela mesin motor, saat besutan terjebak macet.

Panaskan terlebih dulu mesin motor brother kurang lebih selama 5 menit. Setelah itu keluarkan oli saat keadaan mesin motor masih panas. Langkah ini bertujuan untuk membuat oli lebih encer dan gram dari gesekan part bisa ikut larut ketika oli di-tap. Ingat, jangan lakukan saat mesin masih terlalu panas. Kondisi yang masih terlalu panas dapat membuat metal memuai.

Stop menyemprotkan angin kompresor dari lubang masuk oli, karena udara yang dihasilkan dari tabung kompresor mengandung air. Akibatntya ente pada tau, beresiko memunculkan karat. Untuk menuntaskan pengurasan oli, cukup selah dengan perlahan kick starter sebanyak 3-5 kali agar sisa oli turun.

Selanjutnya sebelum menuangkan oli baru, brother jangan lupa mengocok botol olinya terlebih dulu. Tujuannya supaya formula pelindung yang berada dalam oli bisa tercampur sempurna sebelum oli dituang. Beres menuangkan oli, biasakan gunakan starter kaki untuk mensirkulasikan oli baru kedalam sela mesin motor, kemudian panaskan beberapa saat. Nah...rebes motor ente sudah siap digeber lagi....

Senin, 29 Juni 2009

Tambah Trophy, Modifikasi Makin Berani


Kota Surabaya dipilih menjadi tuan rumah gelaran perdana kontes modifikasi Djarum Black Autoblackthrough 2009 (ABT). Bertempat di Gramedia Expo, selama dua hari penuh (16-17 Mei) para kontestan luruh dalam serangkaian acara yang disetting sangat luar biasa.

Meskipun ABT 2009 digelar tanpa memilih tema tertentu seperti gelaran tahun sebelumnya, namun dengan konsep minimalis justru bisa merefleksikan jiwa kreatif penghobi dunia modifikasi mobil. Tercatat sebanyak 81 mobil ikut serta memamerkan ubahan pemikat mata.

“Memang jumlah peserta tidak sebanyak tahun lalu, tapi mereka yang tampil sekarang karyanya lebih bagus dan lebih berani,” jelas David Setiawan, panitia ABT 2009.

BT kali ini berjalan dengan regulasi baru yang tercantum pada passport ABT 2009. Jumlah trophy diperebutkan berubah dari 80 menjadi 132 buah. Langkah ini membuat regulasi kontes modifikasi semakin mendekati sempurna. Gelar terhormat tetap bertitle The King untuk tiap kota. Tapi masih ada gelar di atasnya The King yaitu The Champion of Djarum Black Autoblackthrough

Selain kontes modifikasi, juga disuguhkan atraksi adu power mesin dan kontes audio. Jika sebelumnya hanya Dyno Attraction 2WD, kali ini berubah menjadi Dyno Attraction 4WD. Berikut ini adalah sebagian foto kemeriahan ABT Surabaya 2009.

penulis/foto: Endar
publish: otomotifnet.com (18/05/09)

Satu Dragster Maksimal Lima Kelas



Drag Bike memang bukan Road Race yang memberlakukan kelas Seeded dan Pemula, tak heran beberapa nama-nama dragster kawakan selalu menjejali podium di beberapa event resmi Drag Bike.

Sebut saja nama Eko Chodox dragster Semarang, Marcel Sinyo dragster yang kini berlabuh di Sekti Motor Madiun, dan Rizki Unyil dragster tim Rudy Jaya Bofas Ngalam.

“Penampilan bintang-bintang dragster tersebut memang selalu ditunggu oleh penonton, namun tidak bagi dragster pemula,” buka Bambang Haribowo. Lho kok? Aksi dragster-dragster kawakan tersebut kerap membuat dragster pemula keder dan enggan lagi meneruskan karir di dunia balap satu arah atau drag bike. Hal ini disebabkan tidak ada batasan alias kategori bagi dragster saat terjun event resmi drag bike.

Beberapa tim yang mengawaki dragster senior itu kerap rakus saat pemilihan kelas drag bike, dari 13 kelas mereka mendaftarkan diri sebanyak 12 kelas. Alhasil bercampur aduk dengan tim sekaligus dragster pemula.

Tapi tidak untuk tahun ini, kali ini Bols Automotive yang terpilih sebagai penyelenggara Kejurnas Drag Bike Region Jawa Timur menerapkan aturan satu dragster maksimal mengikuti lima kelas dari 13 kelas yang dikompetisikan. Tujuannya jelas untuk memberikan peluang lebih lebar bagi tim dan dragster pemula, sehingga segera muncul nama-nama baru dragster nasional.

“Aturan satu pembalap maksimal lima kelas sudah diterapkan sejak seri perdana ini dan masuk di Juklak Pengda IMI Jatim, namun masih sebatas region Jawa Timur saja. Harapannya aturan baru ini bisa diterapkan secara nasional kelak,” terang Bambang ‘Kapten’.

Aturan main baru tersebut disambut sumeringah oleh beberapa dragster pemula yang niat terjun total di karir adu cepat. “Dengan aturan baru tersebut, kami bisa memiliki peluang lebih besar untuk cetak prestasi, semoga aturan ini segera diterapkan resmi secara nasional,” sambut Rian, dragster kelas Pemula asal Mojokerto.

Pendapat serupa dilontarkan Nanang Purwanto dragster asal Gresik, “Ini baru kompetisi yang ideal karena tim-tim kecil diberikan peluang lebih besar untuk unjuk diri, dan tidak lagi didominasi tim-tim kawakan”.

Penulis/foto: Endar
publish: otomotifnet.com (17/3/09)