Halaman

blogads

Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Maret 2013

Honda Spacy Nembak, Ternyata Dari ECM?

Rudi Hansen pemilik Honda Spacy 2012 mengeluh pacuan kebanggaannya nembak-nembak dor.. dor... “Awalnya saya pikir bukan motor saya yang nembak, karena pada saat itu kondisi lalu lintas padat.

Tapi, ketika riding malam hari dengan kondisi lalu lintas sepi, baru sadar ternyata motor saya yang nembak. Gejala nembak terjadi ketika gas ditutup dan itu mulai terjadi pada kilometer 2.200,” tambah Rudi.

Selain itu, tunggangan kesayangan pria humoris ini ‘brebet’, ketika gas diturunkan, mesin malah mati. Akselerasi pun enggak ada, bahkan terasa berat ketika gas dibejek, terjadi pada kilometer 3.100. Malah, ketika kilometer menunjukkan di angka 3.400 km, stasioner motor jadi tidak karuan.

Senin, 17 September 2012

Tips Performance : Beda Diameter Leher Knalpot Racing dan Standar



Ini ulasan soal perbedaan diameter knalpot standar dan racing. Diangkat lewat pertanyaan yang diajukan di grup Facebook MOTOR Plus Reader. Seperti dikutip dari kiriman wall Yoga Cristian Audiger yang nulis “Saya kemarin baru beli knalpot racing untuk Yamaha Scorpio, tapi kalau saya perhatikan leher knalpotnya ternyata jauh lebih kecil daripada originalnya. Apakah ada pengaruhnya terhadap akselarasi dan top speed?”.

Jumat, 03 Juli 2009

Ganti Oli Motor, Ada Aturannya!

Pelumas salah satu perangkat vital mesin motor brother, fungsinya sebagai cleaning. cushioning, cooling, dan lubrication. Sebaiknya penggantian oli mesin motor dilakuakn setiap 1500km-1800km, kenapa?. Menurut rekomendasi pabrikan tercantum masa pergantian setiap 2000km-2500km, namun kondisi jalan raya di kota besar yang cenderung macet akan memaksa kinerja mesin motor lebih berat, jelas berdampak ke pelumas yang terus bersikulasi disela mesin motor, saat besutan terjebak macet.

Panaskan terlebih dulu mesin motor brother kurang lebih selama 5 menit. Setelah itu keluarkan oli saat keadaan mesin motor masih panas. Langkah ini bertujuan untuk membuat oli lebih encer dan gram dari gesekan part bisa ikut larut ketika oli di-tap. Ingat, jangan lakukan saat mesin masih terlalu panas. Kondisi yang masih terlalu panas dapat membuat metal memuai.

Stop menyemprotkan angin kompresor dari lubang masuk oli, karena udara yang dihasilkan dari tabung kompresor mengandung air. Akibatntya ente pada tau, beresiko memunculkan karat. Untuk menuntaskan pengurasan oli, cukup selah dengan perlahan kick starter sebanyak 3-5 kali agar sisa oli turun.

Selanjutnya sebelum menuangkan oli baru, brother jangan lupa mengocok botol olinya terlebih dulu. Tujuannya supaya formula pelindung yang berada dalam oli bisa tercampur sempurna sebelum oli dituang. Beres menuangkan oli, biasakan gunakan starter kaki untuk mensirkulasikan oli baru kedalam sela mesin motor, kemudian panaskan beberapa saat. Nah...rebes motor ente sudah siap digeber lagi....