Ade Amirullah, salah satu korban perampasan motor di wilayah Duri Kepa, Jakarta Barat mengakui sedikit lebih tenang, lantaran motornya masih di asuransi. “Suzuki Satria F-150 itu saya beli 2011, baru 10 bulan mencicil. Eh.. Sudah dibegal. Untungnya pihak leasing menjanjikan akan mengganti kerugian akibat peristiwa itu,” kata Amir pangilan akrabnya.
Kamis, 19 Juli 2012
Asuransi, Korban Kasus Begal Bisa Klaim Motornya Yang Hilang
Maraknya aksi kejahatan motor
dengan kekerasan atau begal, pasti bikin khawatir pemilik. Rasa aman dan
nyaman sudah hilang. Trauma menghinggapi pengendara jika terpaksa harus
keluar malam karena sesuatu hal yang memang mendesak.
Ade Amirullah, salah satu korban perampasan motor di wilayah Duri Kepa, Jakarta Barat mengakui sedikit lebih tenang, lantaran motornya masih di asuransi. “Suzuki Satria F-150 itu saya beli 2011, baru 10 bulan mencicil. Eh.. Sudah dibegal. Untungnya pihak leasing menjanjikan akan mengganti kerugian akibat peristiwa itu,” kata Amir pangilan akrabnya.
Ade Amirullah, salah satu korban perampasan motor di wilayah Duri Kepa, Jakarta Barat mengakui sedikit lebih tenang, lantaran motornya masih di asuransi. “Suzuki Satria F-150 itu saya beli 2011, baru 10 bulan mencicil. Eh.. Sudah dibegal. Untungnya pihak leasing menjanjikan akan mengganti kerugian akibat peristiwa itu,” kata Amir pangilan akrabnya.
Label:
asuransi,
klaim asuransi,
motorplus,
news,
otomotif
Senin, 11 Juni 2012
Modif Vespa Super, 1978 (Bogor) : Vespa Super, Habiskan 12 Ekor Ayam!
Tingkah laku para Scooterist memang unik jika memodifikasi motor! Semua yang mereka lakukan selalu bikin mata melirik. Seperti yang dilakukan Ruslan Suryana. Demi wujudkan keinginannya agar Vespa Super miliknya tampil eye cathcing, 12 ekor ayam dihabiskan olehnya.
Honda Siap Luncurkan Skutik Mewah
Honda makin menguasai pasar motor skutik di tanah air dengan pangsa pasar 70 persen. Untuk memperkuat hal itu Honda akan merilis satu lagi skutik.
"Dalam waktu dekat kami juga akan memperkenalkan skutik terbaru untuk menjawab kebutuhan dan semakin memuaskan pecinta skutik premium di Tanah Air," ujar Deputi GM Sales Division PT Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya.
Sabtu, 02 Juni 2012
Modif Yamaha Mio Fino, 2012 (Jakarta) Yamaha Mio Fino, Double Winner
Diantara semua juara MOTOR Plus Skubek Contezt, Arif yang mengumbar senyum paling lebar. Yamaha Mio Fino miliknya merebut juara tak hanya satu kelas, bahkan dua gelar sekaligus. Juara satu di kelas fashion standar dan juara satu di kelas MBtech. “Tak sia-sia sampe begadang,” tegas warga Kemayoran, Jakarta Pusat ini. Dua kelas yang diikuti oleh Arif adalah kelas neraka. Maklum, di dua kelas ini, paling banyak diikuti oleh peserta di banding kelas-kelas lainnya.
Label:
fino,
modifikasi,
motorplus,
skubek contezt,
yamaha
Rabu, 29 Februari 2012
Mau Ganti Bohlam Standar Motor Jadi Halogen Bisa Enggak?
Saya punya skutik dan mau ganti bohlam standar lampu utamanya pakai halogen, bisa enggak? Apa yang harus diperhatikan?.
MotoBike - Halogen memang lebih terang cahayanya tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat ingin pasang penerang model begini. Ya pastinya, biar enggak salah pilih dan salah kaprah, inilah hal yang perlu dilakukan dan tidak.
Oli Mobil Untuk Motor, Bisa Atau Tidak?
Masih seputar oli di sepeda motor, tak sedikit lo pembaca yang menanyakan apakah pelumas mesin buat mobil (berbahan bakar bensin) bisa dipakai untuk mesin motor? Jawabannya bisa ‘YA’ bisa juga ‘TIDAK’. Lo kok gitu? Oke, kita langsung saja simak penjelasan dari para pakarnya.
MotoBike - Kata Hariadi, 2W Marketing-Service Area Representative, Group Leader Assintant Manager PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) itu tergantung buat motor tipe apa? “Kalau buat motor bertransmisi kopling basah, jelas tidak dianjurkan. Karena kedua jenis mesin (antara mobil dengan motor tipe kopling basah) mempunyai kontruksi yang berbeda,” terangnya.
Mesin mobil, lanjut Hariadi, sistem kopling dan transmisi kontruksinya terpisah. Sementara mesin motor konstruksi kopling dan transmisi menjadi satu. “Oli mesin mobil yang notabene hanya melumasi crank shaft dan mekanisme valve, spesifikasinya berbeda dari oli motor berkopling basah. Sehingga jika digunakan di motor, maka dampak yang akan terjadi mengakibatkan kopling mudah selip dan menimbulkan suara.”
M. Abidin, Manager Technical Department Service Division PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) coba kasih gambaran begini. “Belajar dari kasus keluhan konsumen kami, konsumen tersebut memiliki mobil Eropa yang menggunakan oli bermerek terkenal dan mahal. Sisa oli mobilnya itu kemudian digunakan untuk mesin motor sportnya. Akibatnya, motornya itu tidak bisa ‘lari’ lantaran koplingnya selip,” tuturnya. Kenapa bisa begitu?
“Karena oli mahal untuk mobil biasanya terdapat Logo "DONUT" yang bertuliskan "CONSERVING II". Itu artinya kadar additive (teflon) dalam oli tersebut persentasenya lebih banyak dari oli biasa. Dampaknya pada kopling yang terendam sudah pasti akan selip. Karena kopling basah tidak dirancang menggunakan oli tersebut,” tambah Abidin.
Sarwono Edhi, Technical Service Training Manager PT Astra Honda Motor (AHM) juga sepakat. “Oli mesin mobil tidak dianjurkan untuk dipakai buat mesin motor bertransmisi girbox. Karena biasanya oli mesin mobil ditambahkan dengan aditif lapisan film yang licin. Sehingga bila dipakai pada mesin motor bertranmisi girbox, maka akan membuat kopling motor yang terendam oli tersebut jadi mudah menjadi selip dan aus,” jelas Edhi.
Kecuali, bila yang mengonsumsi oli mobil tadi adalah skuter matik (skutik). Kenapa bisa gitu? Karena konstruksi dapur pacu pada skutik mirip dengan mobil. Yakni oli mesin hanya merendam/melumasi kruk as dan komponen bergerak di kepala silinder. Tapi dengan ‘CATATAN’..!
“Selama desain mesin tersebut tidak ada komponen penyaluran tenaga yang cara kerjanya bergesekan, kayak kopling tadi,” tukas Abidin. Tapi tak cuma itu lo. “Spesifikasi oli mobil yang dipakai juga harus setara,” timpal Budiman Moerdijat, GM External Affairs & Communication PT Shell Indonesia.
Maksud Buyung, sapaan akrab Budiman, misalnya tingkat kekentalan (SAE), API Service serta standar JASO-nya. Yaitu harus JASO MB kalau buat skutik. Senada dengan penjelasan dari Edhi, “Oli motor dan oli mobil bensin sebetulnya sama. Tapi sebaiknya pastikan dulu SAE, Api Service dan JASO-nya. Biasanya untuk kopling kering kayak skutik menggunakan JASO MB.”
Jadi, jangan salah lagi ya! • DiC (mymotobike.com)
Selasa, 14 Februari 2012
Yamaha Mio Fino VS Honda Scoopy, Jadi Sepasang Kekasih
Dua scubek retro modern dari dua pabrikan kini tak lagi saling jotos justru malah saling jatuh cinta, monggo dinikmati ulasan dari otomotifnte.com berikut ini....
Honda Scoopy dan Yamaha Fino, di pasarnya musuh bebuyutan. Tapi, oleh Darmawan, disandingkan mesra dengan airbrush bertema sapi. Namanya Mr & Mrs Moo.
Menurut Wawan, panggilan karib Darmawan, sengaja disatukan. Seperti niatnya menyatukan hatinya dengan hati Riri, yang tak lain sang pacar. Weleh...., so sweet.
Fino, mewakili motor cowok dan diberi gelar Mr. Mo. Tampil macho dengan ubahan mesin ala drag. Sedangkan Scoopy yang tetap bermesin standar, karena memang dipakai buat harian dijuluki Mrs. Moo.
Cek lagi bedanya, yuk!
SOKBREKER BEDA
Pemilihan sok belakang, Scoopy dan Fino pakai dari produk sama, YSS. Tapi, serinya yang beda. Fino yang bodinya dibawa dari Thailand ini aplikasi YSS G series kuning. Ini disesuaikan tema drag pada Fino.
Sedangkan Scoopy pakai YSS K Series ungu. Tujuannya, menyesuaikan tampilan warna pelangi yang didominasi warna ungu. “K series lebih pas buat harian, lebih empuk dan nyaman buat boncengan," aku Wawan.
MR DAN MRS MOO
Demi membahagiakan sang pacar, sapuan airbrush Mr dan Mrs Moo jadi pilihan. Mr Moo buat menandakan motor tunggangan pribadi. Sedangkan Mrs Moo, sengaja gambaran tunggangan cewek.
Cuma warnanya agak sedikit beda. Mr alias mister Moo, digambarkan dengan sapi hitam-putih. Kombinasi ini dipilih biar terlihat lebih garang. Sedangkan Mrs Moo, hadir lewat paduan warna coklat. Tentunya, kelir ini sedikit lebih lembut dan feminim. Tapi, enggak melenceng dari warna sapi secara keseluruhan tuh.
SEPAKBOR DEPAN
Pilihan airbrush di sepakbor depan dipilih motif kepala sapi. Dari tampilan kepala sedikit beda. Untuk Scoopy, sapi sedikit memberikan gambaran cewek dengan jambul lebih banyak. "Kan biar kelihatan ceweknya. Dari warna rambutnya juga kelihatan agak pirang, dengan warna cokelat," bilang Wawan.
Sedangkan di Fino, sapi tampil lebih simpel dengan latar belakang hitam. Menggambarkan sapi jantan.
CVT PELANGI
CVT juga dipilih kelir pelangi. Tentu agar menyesuaikan kombinasi part lain. "Efek pelangi lebih menarik dilihat. Selain lagi tren, matching juga dengan warna lain meski bukan pelangi. Misalnya sok belakang,” kata Wawan Lagi.
Tapi, sayangnya eggak semua part bernuansa pelangi ini bisa didapat di pasar lokal tuh. "Di motor ini, lebih banyak pakai part yang bawa dari Thailand," akunya. (motorplus-online.com)
Langganan:
Postingan (Atom)



